BeritaBandungRaya.com – Memasuki sepuluh malam terakhir bulan suci, banyak umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan itikaf di masjid. Ibadah sunah yang dianjurkan ini menjadi salah satu amalan utama di penghujung Ramadhan karena diyakini dapat membantu umat Muslim meraih malam Lailatul Qadar. Lalu bagaimana tata cara itikaf Ramadhan yang benar sesuai sunnah?
Itikaf menjadi salah satu ibadah sunah yang paling dianjurkan selama bulan Ramadhan, khususnya pada sepuluh malam terakhir. Amalan ini dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak umat Islam memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kualitas ibadah melalui salat sunah, membaca Al-Qur’an, zikir, serta doa. Dengan beritikaf, seseorang berusaha memusatkan perhatian sepenuhnya pada ibadah dan mengurangi aktivitas duniawi.
Pengertian Itikaf
Secara umum, itikaf adalah aktivitas berdiam diri di dalam masjid yang dilakukan dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Selama menjalankan itikaf, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah seperti tilawah Al-Qur’an, zikir, salat sunah, hingga muhasabah atau introspeksi diri.
Baca Juga: 13 Rekomendasi Film Bioskop untuk Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Animasi Keluarga
Ibadah ini memiliki keutamaan besar, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan yang diyakini sebagai waktu turunnya malam Lailatul Qadar.
Berdasarkan informasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Rasulullah SAW secara konsisten melaksanakan itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga akhir hayatnya.












