Tata Cara Itikaf Ramadhan 2026 di Masjid: Niat, Sunnah-Sunnah, dan Waktu Terbaik Menjalankannya

Dalam sebuah hadis disebutkan:

Rasulullah SAW melakukan itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian istri-istrinya melakukan itikaf setelah beliau wafat.” (HR. Bukhari No. 2026 dan Muslim No. 1172).

Waktu Terbaik Melaksanakan Itikaf

Pada dasarnya, itikaf dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun selama dilakukan di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Namun, waktu yang paling utama adalah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Untuk Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026, pemerintah melalui Kementerian Agama RI menetapkan awal Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026. Dengan demikian, sepuluh malam terakhir diperkirakan berlangsung mulai 10 Maret hingga 19 Maret 2026.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Kembali sebagai Risa, Danur: The Last Chapter Tayang 18 Maret 2026

Sementara itu, jika mengikuti penetapan PP Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadhan pada 18 Februari 2026, maka sepuluh malam terakhir berlangsung mulai 9 Maret hingga 18 Maret 2026.

Pada periode inilah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan itikaf.

Tata Cara Itikaf di Masjid

Pelaksanaan itikaf sebenarnya cukup sederhana, namun tetap harus memenuhi syarat dan niat yang benar. Berikut beberapa tata cara itikaf yang dapat dilakukan:

  1. Membaca Niat Itikaf

Langkah pertama adalah membaca niat ketika memasuki masjid untuk beritikaf.

Bacaan niat itikaf:

Latin: Nawaitul i’tikaafa fii haadzal masjidi sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat itikaf di masjid ini sebagai sunah karena Allah Ta’ala.

  1. Berdiam Diri di Masjid

Setelah berniat, seseorang dianjurkan menetap di masjid selama waktu tertentu untuk fokus beribadah.

  1. Memperbanyak Ibadah

Selama itikaf, umat Islam dianjurkan mengisi waktu dengan berbagai amalan seperti salat sunah, membaca Al-Qur’an, zikir, dan doa.

  1. Menghindari Aktivitas yang Tidak Perlu

Pelaku itikaf dianjurkan menjaga fokus ibadah dan menghindari aktivitas yang tidak berkaitan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.