Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap dengan Niat dan Sunnahnya

Shalat Idul Fitri Ibadah Utama di Hari Raya

BeritaBandungRaya.com – Shalat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkad yang dilaksanakan umat Muslim pada pagi hari tanggal 1 Syawal setelah berakhirnya bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, lapangan, atau tempat terbuka.

Shalat Id tidak disertai azan maupun iqamah dan dilaksanakan sebanyak dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan khutbah.

Waktu Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri dilaksanakan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur.

Umumnya, pelaksanaan dimulai sekitar pukul 06.30 hingga 07.30 waktu setempat, tergantung kebijakan panitia dan kondisi wilayah.

BACA JUGA: Doa dan Ucapan Selamat Idul Fitri yang Penuh Makna untuk Keluarga dan Sahabat

Niat Shalat Idul Fitri

Niat dapat dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram.

Niat sebagai Imam

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Transliterasi:
Ushalli sunnatan li ‘iidil fitri rak‘ataini imaaman lillaahi ta‘aalaa

Arti:
Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Niat sebagai Makmum

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Transliterasi:
Ushalli sunnatan li ‘iidil fitri rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa

Arti:
Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Shalat Idul Fitri

Rakaat Pertama

  1. Takbiratul ihram sambil mengangkat tangan

  2. Membaca doa iftitah

  3. Takbir tambahan sebanyak 7 kali

  4. Membaca Surah Al-Fatihah

  5. Membaca surah pendek

  6. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti shalat biasa

Rakaat Kedua

  1. Berdiri untuk rakaat kedua

  2. Takbir tambahan sebanyak 5 kali

  3. Membaca Surah Al-Fatihah

  4. Membaca surah pendek

  5. Rukuk hingga sujud seperti biasa

  6. Duduk tasyahud akhir

  7. Salam

Khutbah Idul Fitri

Setelah shalat selesai, imam menyampaikan khutbah sebanyak dua bagian yang berisi nasihat, pesan keagamaan, serta ajakan meningkatkan ketakwaan.

Berbeda dengan shalat Jumat, khutbah Id dilakukan setelah shalat.