Prosesor: Intel Core i5 generasi ke-10 ke atas atau AMD Ryzen 7
RAM: Minimal 16 GB untuk multitasking dan virtual machine
Penyimpanan: SSD minimal 512 GB
Layar: Minimal 14 inci dengan resolusi Full HD
Sistem Operasi: Windows 11 atau Linux (Ubuntu)
Penggunaan HDD sudah tidak direkomendasikan karena dapat memperlambat kinerja sistem.
3. Utamakan Mobilitas dan Daya Tahan
Mahasiswa Sistem Informasi sering berpindah tempat—dari kelas, laboratorium, hingga diskusi kelompok. Laptop ideal sebaiknya memiliki:
Bobot di bawah 2 kg
Daya tahan baterai 6–8 jam
Desain ringkas dan kokoh
Keyboard nyaman untuk mengetik lama
Mobilitas tinggi akan sangat membantu produktivitas sehari-hari.
4. Pastikan Kompatibel dengan Software Perkuliahan
Laptop harus mampu menjalankan berbagai software penting, seperti:
Microsoft Office & Google Workspace
VS Code, NetBeans, Android Studio
XAMPP atau Laragon
MySQL Workbench, DBeaver, SQLyog
Figma, Canva, Adobe XD
VirtualBox atau VMware
Spesifikasi rendah berisiko membuat laptop cepat panas, lambat, dan tidak stabil saat digunakan bersamaan.
5. Jangan Terpaku pada Merek
Merek bukan penentu utama kualitas laptop. Hal yang lebih penting untuk diperhatikan meliputi:
Kualitas komponen
Layanan purna jual
Ketersediaan service center
Garansi resmi
Laptop dengan spesifikasi baik namun tanpa dukungan layanan yang memadai bisa menyulitkan mahasiswa di kemudian hari.











