Titik Kemacetan Terparah di Bandung Saat Mudik Lebaran, Pemudik Wajib Waspada

BeritaBandungRaya.com — Arus mudik Lebaran selalu identik dengan lonjakan kendaraan yang signifikan, terutama di wilayah Bandung dan sekitarnya yang menjadi jalur utama penghubung Jakarta, Jawa Barat bagian selatan, hingga Jawa Tengah. Sejumlah titik bahkan hampir selalu mengalami kemacetan parah setiap tahun.

Pemerintah daerah, kepolisian, dan Dinas Perhubungan telah memetakan beberapa lokasi yang berpotensi menjadi “bottleneck” selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Berikut titik kemacetan terparah di Bandung saat mudik Lebaran yang perlu diantisipasi.

BACA JUGA: Bantu Pemudik Tetap Fokus di Jalan, Extrajoss Ultimate Hadir di 100 Lebih Dealer Yamaha

1. Cileunyi — Gerbang Utama Jalur Selatan

Kawasan Cileunyi merupakan titik pertemuan kendaraan dari tol menuju jalur arteri ke arah Garut, Tasikmalaya, dan Jawa Tengah selatan. Kepadatan biasanya sudah terasa sejak keluar gerbang tol.

Kemacetan sering memanjang hingga beberapa kilometer karena volume kendaraan yang sangat tinggi.

2. Nagreg — Jalur Legendaris Macet Mudik

Kawasan Nagreg di Kabupaten Bandung hampir selalu menjadi titik kemacetan paling parah di jalur selatan. Kontur jalan yang menanjak, berkelok, serta banyak kendaraan berat membuat arus lalu lintas melambat.

Kemacetan juga kerap terjadi di Jalan Cikaledong karena turunan dan tanjakan tajam yang menyulitkan kendaraan melintas.

3. Limbangan – Malangbong (Arah Garut)

Ruas jalan dari Bandung menuju Garut melalui Limbangan hingga Malangbong sering mengalami kemacetan ekstrem saat puncak mudik.

Bahkan pada musim mudik terbaru, perjalanan Bandung–Tasikmalaya bisa mencapai delapan jam akibat padatnya kendaraan dan kondisi jalan berkelok.