Menurutnya, keberlangsungan brand independen tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan membangun koneksi yang kuat dengan pelanggan maupun sesama pelaku usaha.
“Sejak awal berdiri, DNA Trademark Market selalu berpusat pada brand lokal. Melalui tema ‘Local Connections‘ di tahun 2026 ini, kami ingin mempertegas bahwa kekuatan utama industri kreatif kita terletak pada koneksi yang autentik, baik antara brand dengan pelanggannya maupun kolaborasi lintas ekosistem seperti yang kami lakukan bersama JKTGO,” ujar Saira.
Ia menjelaskan, kolaborasi bersama JKTGO menjadi salah satu langkah untuk memperluas hubungan antarpelaku industri kreatif lintas daerah. Trademark Market juga membuka peluang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dari kota lain di Indonesia.
Dengan demikian, brand lokal diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk memperkenalkan produk, membangun kedekatan dengan konsumen, sekaligus mengembangkan jaringan bisnis.
Kolaborasi Bandung dan Jakarta Hadirkan Ratusan Tenant

Salah satu daya tarik Trademark Market x JKTGO 2026 adalah kehadiran JKTGO yang membawa kurasi tenant dari Jakarta untuk dipertemukan dengan pasar Bandung.
Kolaborasi tersebut memadukan karakter kreatif Bandung dengan dinamika gaya hidup urban Jakarta. Salah satu kategori yang mendapat perhatian adalah F&B, dengan menghadirkan sejumlah pilihan kuliner yang tengah menarik perhatian masyarakat.












1 komentar
Komentar ditutup.