4. Saling Bermaaf-maafan
Salah satu momen paling menyentuh saat Lebaran adalah saling meminta maaf antar anggota keluarga.
Biasanya tradisi ini dilakukan setelah Shalat Idul Fitri, di mana anak-anak meminta maaf kepada orang tua serta anggota keluarga lainnya.
5. Menyajikan Hidangan Khas Lebaran
Lebaran juga identik dengan berbagai hidangan khas yang disajikan di rumah. Beberapa makanan yang sering hadir saat Lebaran antara lain ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, hingga berbagai kue kering.
Hidangan tersebut biasanya disiapkan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.
6. Berbagi THR
Memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak atau anggota keluarga yang lebih muda juga menjadi tradisi saat Lebaran.
Biasanya THR diberikan dalam bentuk uang yang dimasukkan ke dalam amplop sebagai bentuk berbagi kebahagiaan.
BACA JUGA: 7 Menu Buka Puasa yang Menyegarkan dan Mengenyangkan, Favorit Saat Ramadan
7. Ziarah Kubur
Sebagian masyarakat juga memiliki tradisi berziarah ke makam keluarga menjelang atau setelah Lebaran.
Ziarah kubur dilakukan untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal serta mengingatkan manusia akan kehidupan setelah dunia.
Lebaran Jadi Momen Mempererat Silaturahmi
Berbagai tradisi Lebaran tersebut menunjukkan bahwa perayaan Idul Fitri di Indonesia tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi waktu untuk mempererat hubungan dengan keluarga dan masyarakat.
Dengan tetap menjaga tradisi yang ada, semangat kebersamaan dan silaturahmi saat Lebaran dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi.***








