BeritaBandungRaya.com – Media sosial kembali diramaikan dengan tren baru yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan. Belakangan, pengguna dari berbagai usia—terutama Gen Z—ramai memamerkan foto hasil editan AI yang terlihat lebih profesional dan artistik. Kombinasi dua foto, sentuhan cahaya retro, hingga perubahan latar belakang kini bisa dilakukan hanya lewat satu instruksi sederhana.
BACA JUGA : 10 Prompt AI Hasilkan Potret Urban Elegan, Foto Rooftop City View Kian Digemari, Begini Caranya
Fenomena ini tak lepas dari semakin canggihnya Gemini AI, teknologi multimodal milik Google yang kini memiliki versi terbaru seperti Gemini 2.5 Flash, Flash-Lite, dan Pro. Ketiga versi ini mampu memahami instruksi visual maupun teks, lalu mengolahnya menjadi foto yang lebih rapi dan selaras.
Salah satu daya tarik terbesar tren ini adalah kemudahannya. Pengguna hanya perlu mengunggah foto, mengetik prompt, lalu menunggu proses generate. Dalam hitungan menit, hasil foto terlihat jauh lebih dramatis tanpa perlu aplikasi editing rumit.
Pemilihan Prompt Jadi Kunci Hasil Edit AI
Untuk mendapatkan hasil terbaik, pengguna harus memberikan instruksi yang jelas dan detail. Semakin presisi deskripsi yang diberikan, semakin tepat pula interpretasi Gemini terhadap foto yang akan diolah.
Berikut contoh prompt yang sering digunakan untuk menghasilkan foto elegan dan bernuansa senja:
“Edit foto ini menjadi duduk santai di studio foto dengan pantulan cahaya senja. Ia mengenakan blazer oversize warna pink, rok putih tulang, high heels putih tulang, serta jilbab putih tulang. Angle dari depan, gaya elegan dan edgy dengan nuansa misterius. Tangan memegang bunga tanpa mengubah wajah.”
Prompt seperti ini membuat Gemini dapat menyelaraskan cahaya, mengatur warna, hingga mempertahankan detail wajah agar tetap natural.










