Viral! Aurelie Moremans Ungkap Kisah Grooming Lewat Buku Memoar, Ini Pengertian dan Tanda-Tandanya

  • memiliki hubungan sangat dekat dengan orang yang jauh lebih tua

  • menerima hadiah atau uang tanpa penjelasan jelas

  • merahasiakan aktivitas ponsel dan media sosial

  • sering menghilang atau sulit dihubungi

  • tampak lelah atau perubahan perilaku drastis

  • berbohong soal dengan siapa dan di mana mereka berada

  • dijemput oleh orang dewasa yang tidak dikenal keluarga

Dampak Grooming terhadap Korban

Grooming dapat meninggalkan dampak psikologis jangka panjang, seperti:

  • kebingungan identitas diri

  • rasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri

  • ketakutan untuk bercerita

  • merasa memiliki ikatan emosional dengan pelaku

  • perasaan terisolasi dan kehilangan kepercayaan diri

Banyak korban tidak menyadari bahwa mereka sedang dimanipulasi hingga dampaknya terasa jauh di kemudian hari.

BACA JUGA: Deretan Serial Netflix Comeback di 2026, dari One Piece hingga The Witcher

Cara Mencegah Grooming

Pencegahan grooming membutuhkan peran aktif orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • mengedukasi anak tentang batasan tubuh dan persetujuan

  • membiasakan komunikasi terbuka tanpa rasa takut atau malu

  • mengajarkan keamanan digital dan pengaturan privasi

  • mendorong anak untuk melaporkan perilaku yang membuat tidak nyaman

  • memastikan anak tahu kepada siapa harus meminta bantuan

  • memblokir dan melaporkan akun mencurigakan di media sosial

Kesimpulan

Pengakuan Aurelie Moremans melalui buku Broken String menjadi pengingat penting bahwa grooming bisa terjadi pada siapa saja dan sering kali terselubung dalam bentuk perhatian atau kasih sayang. Edukasi, kesadaran, dan keberanian untuk bersuara menjadi kunci utama dalam melindungi anak dan remaja dari bahaya grooming.***