Viral Ibu Marah di Medsos, Bayi Nyaris Dibawa Orang Lain di RSHS Bandung, Soroti Kelalaian Prosedur Rumah Sakit

Menurut penuturan Nina, perawat sempat beralasan bahwa dirinya sudah dipanggil, namun tidak ada respons sehingga bayi diberikan kepada orang lain. Alasan tersebut justru memicu kemarahan Nina.

“Kalau saya tidak ada, kenapa anak saya diberikan ke orang lain? Ini anak, bukan barang,” tegasnya.

Selain itu, Nina juga menyoroti dilepasnya gelang identitas bayi yang seharusnya menjadi pengaman utama untuk mencegah tertukarnya pasien. Ia mempertanyakan alasan perawat yang menyebut pelepasan gelang dilakukan karena faktor kebersihan.

Baca Juga: Kampus Digital Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Industri 4.0

“Gelang itu justru penting supaya bayi tidak tertukar,” katanya.

Insiden tersebut membuat Nina sangat khawatir, bahkan ia mengaku sempat memikirkan kemungkinan terburuk apabila bayinya benar-benar dibawa pulang oleh orang lain.

“Bayangkan kalau anak saya sudah dibawa jauh, apa cukup dengan kata maaf?” ujarnya.

Ia juga sempat mengungkap dugaan serius terkait kemungkinan unsur kejahatan dalam kejadian tersebut, meski belum ada bukti lebih lanjut.

Kasus ini pun langsung menjadi viral dan memicu reaksi luas dari masyarakat. Banyak warganet yang menyoroti pentingnya peningkatan sistem keamanan, terutama dalam prosedur identifikasi bayi di rumah sakit.

Hingga kini, publik menunggu klarifikasi resmi dari pihak RSHS Bandung terkait insiden tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi fasilitas layanan kesehatan untuk memperketat standar operasional prosedur guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.***