Warganet bahkan membandingkan ospek di Indonesia dengan di luar negeri yang dinilai lebih mendidik dan bermanfaat. “Harusnya kegiatan pengenalan kampus fokus ke pengembangan soft skill, bukan perpeloncoan,” tulis salah satu komentar di media sosial.
Baca Juga: Dramatis! Real Betis Tahan Imbang Nottingham Forest 2-2 di Liga Europa
Unsri Janji Transparansi Investigasi
Pihak Unsri menegaskan akan bersikap transparan dalam mengusut kasus ini. Tim satgas sedang mengumpulkan data dan bukti sebelum memutuskan sanksi terhadap mahasiswa yang terlibat.
“Setelah data terkumpul, baru ditentukan jenis sanksinya. Sanksi terberat bisa berupa pemecatan,” kata Alfitri.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kampus sebagai institusi pendidikan seharusnya menjunjung tinggi nilai etika, keamanan, dan kenyamanan bagi mahasiswa baru. Dengan adanya langkah tegas Unsri, diharapkan kasus serupa tidak lagi terulang di masa mendatang.***












