BeritaBandungRaya.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengeluarkan peringatan keras kepada para pedagang kaki lima (PKL) musiman yang marak berjualan menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M. Ia menegaskan, Pemkot Bandung tidak akan segan menutup lapak PKL yang kedapatan meninggalkan sampah usai berjualan.
Peringatan ini disampaikan sebagai langkah tegas pemerintah dalam menjaga kebersihan kota di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat menjelang hari raya. Farhan menyebut, kebersihan menjadi syarat utama agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan publik.
“Kalau setelah berdagang masih ditemukan banyak sampah, maka besoknya saya tutup. Tidak boleh ada yang dagang lagi di situ,” tegas Farhan, Senin 16 Maret 2026.
Sejumlah titik yang menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung antara lain kawasan Dalem Kaum, Alun-alun Bandung, Ujungberung, Trunojoyo, sekitar Taman Pramuka (Citarum), hingga area Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) Dipatiukur. Lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan dipadati PKL musiman selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Merek Kue Kering Lebaran 2026 Terkenal, Dijamin Bikin Tamu Senang dan Gak Malu-maluin
Untuk mengantisipasi penumpukan sampah, Farhan meminta para koordinator PKL agar aktif mengawasi dan mengingatkan pedagang di lapangan. Mereka diminta memastikan setiap lapak bersih sebelum ditinggalkan.
Menurutnya, peran koordinator sangat vital dalam menjaga ketertiban dan kebersihan di area berjualan. Ia menegaskan tidak boleh ada tebaran sampah yang dibiarkan setelah aktivitas perdagangan selesai.





