Wali Kota Bandung Wajibkan Hotel dan Destinasi Wisata Terapkan Zero Waste dalam 3 Bulan

BeritaBandungRaya.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mewajibkan seluruh kawasan berpengelola, khususnya sektor pariwisata, untuk menerapkan sistem zero waste dalam waktu tiga bulan ke depan.

Kebijakan tersebut disampaikan usai menghadiri Travel Mart Jabar Istimewa dan peluncuran Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia (Parwindo) di Hotel Horison Ultima Bandung, Selasa (10/2/2026).

Farhan menegaskan, persoalan sampah menjadi tantangan terbesar Kota Bandung. Ia menilai, keindahan destinasi wisata akan rusak jika pengelolaan sampah tidak tertangani dengan baik.

“Setiap kawasan berpengelola di Kota Bandung harus zero waste. Kalau dalam tiga bulan tidak ada komitmen, mohon maaf, akan ada sanksi,” tegasnya.

BACA JUGA: Gawat! Hampir 50 Persen Siswa di Bandung Terindikasi Gangguan Kesehatan Mental

Target Pengelolaan Sampah Bandung Capai 65 Persen

Saat ini, Kota Bandung baru mampu mengelola 22 persen dari total 1.597 ton sampah per hari. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 36 persen pada April 2026.

Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026, target pengelolaan sampah harus mencapai 65 persen.

Farhan menekankan bahwa keterlibatan seluruh pihak, termasuk pelaku industri pariwisata, menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Model Pengelolaan Sampah Berbasis Kawasan

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bandung menerapkan model pengelolaan sampah berbasis kawasan yang telah dijalankan di sejumlah pasar tradisional.