Program FS dijalankan dengan pola pendampingan selama tiga tahun. Tahun pertama difokuskan pada pembinaan dan pemenuhan kebutuhan dasar, tahun kedua pada pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, serta tahun ketiga pada penguatan kemandirian keluarga. Komponen kegiatan meliputi pembinaan spiritual dan parenting, modal usaha dan pelatihan keterampilan, beasiswa pendidikan anak, pendampingan kesehatan, pengelolaan keuangan keluarga, hingga sanitasi berbasis keluarga.
“Dana yang kami salurkan bersumber dari zakat para pekerja BRI yang dikelola secara profesional oleh YBM BRILiaN. Ini adalah amanah yang kami kelola agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambah Teguh.
Baca Juga: Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar SMP–SMA Januari 2026, Mulai Rp2 Jutaan
Pemerintah setempat menyambut baik peluncuran program ini. Camat Wanaraja menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara BRI melalui YBM BRILiaN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga. Sementara itu, Kepala Desa Wanamekar berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan di wilayahnya.
Melalui Program Family Strengthening, BRI melalui YBM BRILiaN menargetkan terciptanya keluarga yang kuat secara spiritual, mandiri secara ekonomi, serta memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan kesehatan.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi agar dampak program ini benar-benar dirasakan dalam jangka panjang oleh keluarga dan komunitas,” tutup Teguh.***












