5 Album Dance/Electronic yang Layak Masuk Grammy 2026, Tapi Justru Tersisih

BeritaBandungRaya.com – Tahun ini nominasi Grammy untuk kategori Best Dance/Electronic Album mencerminkan luasnya ekspansi genre elektronik ke ranah pop, eksperimental, hingga bentuk-bentuk hibrida. Namun di balik daftar resmi Recording Academy, ada cerita lain: munculnya rilisan produser yang justru mendefinisikan budaya klub, festival, dan set panggung internasional sepanjang

BACA JUGA : “Seize the Day” Milik Avenged Sevenfold Kembali Naik Daun, Lagu Balada Rock yang Tetap Relevan lintas Generasi

Beberapa album memiliki pengaruh yang jelas di lapangan—dibicarakan di komunitas, dimainkan di festival besar, serta mengubah kebiasaan mendengar para penggemar. Meski demikian, karya-karya tersebut harus rela tersisih dari nominasi yang dihuni Skrillex FUS, RÜFÜS DU SOL Inhale / Exhale, Fred again.. Ten Days, FKA Twigs Eusexua, dan PinkPantheress Fancy That.

Berikut lima album yang dinilai layak masuk Grammy 2026, namun justru terabaikan.

1. Zeds Dead – Return to the Spectrum of Intergalactic Happiness

Album terbaru Zeds Dead ini menjadi salah satu karya paling luas secara sonik: menggabungkan breaks, drum & bass, dubstep, hingga nuansa downtempo dalam satu narasi utuh.
Rilisan ini ibarat “penopang tenda festival”—hadir di berbagai panggung, set, dan playlist DJ. Kekuatan album terletak pada kurasi sampel bernuansa vintage yang soulful, serta keberanian duo veteran tersebut menyusun sebuah konsep besar yang tetap mudah dinikmati.
Tak heran, sejak awal para penggemar sudah melempar prediksi bahwa album ini layak masuk nominasi Grammy.