Film Beautiful Pain Gelar Special Screening di Bandung, Angkat Dampak Perceraian bagi Anak

Dihadiri Anantya Kirana, film produksi Dapur Film ini mengangkat perjuangan seorang ibu dan anak-anaknya menghadapi perubahan kehidupan keluarga.

Melalui karakter Naia, Beautiful Pain berupaya memperlihatkan bahwa keputusan yang diambil orang tua dapat membawa perubahan besar bagi anak-anak. Proses menerima keadaan dan menyesuaikan diri dengan kehidupan baru pun menjadi bagian dari perjalanan keluarga tersebut.

BACA JUGA: Lestari Tradisi: Bandung 1990 Hidupkan Kembali Kejayaan Pop Sunda Hadirkan Doel Sumbang, Bungsu Bandung hingga Nining Meida

Kisah tentang Kehilangan dan Kesempatan Memulai Kembali

Selain mengangkat persoalan perceraian, Beautiful Pain membawa tema keluarga, kehilangan, dan keberanian untuk memulai kembali.

Kisah Niken memperlihatkan bahwa meninggalkan hubungan yang tidak sehat bukan berarti seluruh perjuangan telah berakhir. Keputusan tersebut justru dapat menjadi awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik, meski membutuhkan proses panjang bagi setiap anggota keluarga.

Film ini diproduseri Hanung Bramantyo dengan jajaran pemain yang terdiri atas Raihaanun, Baim Wong, Tarra Budiman, Jajang C. Noer, Siti Fauziah, Dimas Aditya, Anantya Kirana, Evano Zyan, dan Nikita Mirzani.

Setelah menggelar special screening di Bandung, Beautiful Pain dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026.

Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial Instagram @filmbeautifulpain dan @dapurfilm.***