Baca Juga: Kamaku Resmi Jadi Official Merchandise The Papandayan Jazz Fest 2026, Bawa Konsep Effortless Luxury
Dalam kondisi tulang belakang yang mengalami deformitas, penempatan pedicle screw menjadi salah satu bagian penting dalam prosedur. Posisi yang tidak tepat dapat menyebabkan implan berada di dalam kanal maupun keluar dari struktur tulang, sehingga dibutuhkan perencanaan dan panduan yang akurat selama tindakan.
Meski begitu dr Asrafi menekankan bahwa penggunaan teknologi robotik bukan berarti menggantikan peran dokter namun teknologi justru menjadi alat bantu bagi dokter dalam menghadapi kompleksitas tindakan, membantu meningkatkan akurasi sekaligus mendukung keselamatan pasien.
Teknologi untuk Mendukung Pengalaman Pasien yang Lebih Baik
Penerapan teknologi robotik dalam bedah tulang belakang pada akhirnya tidak hanya ditujukan untuk membantu dokter, tetapi juga memberikan manfaat bagi pasien.
Materi yang dipaparkan dalam media gathering menunjukkan bahwa teknologi robotic dalam operasi tulang belakang dapat mendukung pasien melalui pengurangan rasa nyeri, pemulihan yang lebih cepat, serta masa rawat inap yang lebih singkat. Sementara bagi dokter, teknologi membantu mempermudah tindakan dan meningkatkan akurasi.
Melalui pengembangan layanan spine dan pemanfaatan teknologi terkini, RS Premier Bintaro terus berkomitmen menghadirkan pilihan penanganan tulang belakang yang semakin modern, presisi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Baca Juga: PT AMBPI Perkuat Komunikasi dengan Pelanggan, Dorong Pengenalan Produk AM Mortar













