-
Nomor Induk Kependudukan (NIK)
-
Nomor Kartu Keluarga (KK)
-
Nama lengkap
-
Alamat domisili
Kesalahan data dapat menghambat proses verifikasi.
2. Registrasi Akun dan Ajukan Usulan
Pendaftaran dapat dilakukan melalui:
-
Website: cekbansos.kemensos.go.id
-
Aplikasi: Cek Bansos Kemensos (Google Play Store)
Langkahnya:
-
Daftar akun menggunakan NIK e-KTP
-
Isi data kondisi sosial ekonomi sesuai fakta
-
Unggah dokumen pendukung jika diminta
-
Kirim usulan untuk diverifikasi
3. Proses Verifikasi dan Penetapan
-
Verifikasi Daerah: Dinas Sosial kabupaten/kota melakukan klarifikasi dan survei lapangan
-
Penetapan Kemensos: Usulan yang lolos diteruskan ke Kemensos untuk penetapan akhir
Status penerimaan bisa dipantau melalui website atau aplikasi Cek Bansos.
BACA JUGA: IHSG Awal 2026 Menguat 1,17 Persen, Optimisme Investor Terhadap Pasar Indonesia Meningkat
Jadwal Pencairan PKH Januari 2026
Kementerian Sosial telah menjadwalkan pencairan tahap awal PKH 2026 pada triwulan pertama, yaitu:
-
Januari – Maret 2026
Penyaluran dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan melalui:
-
Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
-
PT Pos Indonesia
Besaran Bantuan PKH 2026
Nominal bantuan PKH 2026 diperkirakan sama seperti tahun sebelumnya, dengan rincian:
-
Ibu hamil: Rp750.000/tahun
-
Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000/tahun
-
Siswa SD: Rp225.000/tahun
-
Siswa SMP: Rp375.000/tahun
-
Siswa SMA: Rp500.000/tahun
-
Lansia di atas 60 tahun: Rp600.000/tahun
-
Penyandang disabilitas: Rp600.000/tahun
Syarat Penerima Bansos Kemensos 2026
Agar bisa menerima PKH, calon KPM harus memenuhi kriteria berikut:











