“Rasanya tuh kayak, kalau pergi dari dia tuh kayak mustahil. Padahal harusnya bisa kan ya. Kalau tanpa dia juga bisa,” ujar Fazh Intan.
Menurut Fazh, “Ini Salah” menjadi salah satu lagu yang paling dekat dengan pengalaman personalnya. Karena itu, lagu tersebut memiliki makna tersendiri dalam perjalanan EP perdananya.
Lima Lagu dengan Satu Benang Merah
Meski terdiri atas lima lagu dengan cerita masing-masing, EP “Ini Salah” memiliki benang merah yang cukup kuat, yakni perjalanan emosional seseorang dalam menghadapi sebuah hubungan.
Dari rasa kecewa hingga keinginan untuk melepaskan, setiap lagu membawa potongan cerita yang saling melengkapi.
Seluruh lagu dalam EP tersebut diciptakan oleh Arie Axara, drummer sekaligus songwriter dari Sembilan Tera.
Sementara itu, Fazh Intan tidak hanya mengambil peran sebagai vokalis. Dalam proses bermusik, ia turut memainkan sejumlah instrumen, termasuk kibor, piano, gitar, bas, hingga drum.
Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa Fazh tidak hanya ingin menjadi penyampai lagu, tetapi juga terlibat dalam proses musikal yang membentuk identitas karyanya.
Dekat dengan Cerita Generasi Muda
Tema hubungan toksik yang menjadi salah satu benang merah EP “Ini Salah” dinilai cukup dekat dengan kehidupan generasi muda.
Pengalaman menghadapi hubungan yang tidak sehat, kesulitan melepaskan seseorang, hingga proses menerima kenyataan menjadi persoalan yang kerap hadir dalam kehidupan personal banyak orang.
Melalui EP ini, Fazh Intan berharap lagu-lagunya dapat menemukan tempat di hati pendengar, terutama mereka yang pernah mengalami pengalaman emosional serupa.
Alih-alih menghadirkan cerita yang terlalu jauh dari kehidupan sehari-hari, Fazh memilih mengolah pengalaman dan perasaan yang lebih personal menjadi karya musik yang dapat diterima secara luas.










