Lestarikan Tradisi Khas Garut, Semarak HUT ke-81 RI di Desa BRILiAN Sukalaksana Unjuk Pertunjukan Domba Garut hingga Kabarulem

– Pendorong Daya Tarik Agrowisata: Pembudidayaan Domba Garut membuka peluang usaha baru berbasis edukasi dan pariwisata (agrowisata), di mana peternak dapat membuka kunjungan wisata peternakan, pelatihan perawatan domba, hingga penyelenggaraan latihan bersama (latsar) seni ketangkasan.

– Multi-Produk Ekosistem Peternakan: Selain penjualan ternak hidup, ekosistem budidaya ini menggerakkan ekonomi warga lokal dari penyediaan pakan konsentrat, pengolahan limbah kotoran menjadi pupuk organik, hingga kerajinan olahan kulit. Ajang ini dimanfaatkan BRI untuk mengangkat daya tarik wisata budaya Desa Sukalaksana yang telah dibina melalui program Desa BRILiAN.

“Seni Ketangkasan Domba Garut, Pencak Silat, dan Kabarulem adalah identitas serta magnet utama Desa Wisata Sukalaksana. Melalui kegiatan Semarak Merah Putih ini, BRI ingin menjaga kelestarian tradisi leluhur sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Regional CEO BRI Region 09 Bandung, Dewi Hestiningrum.

Baca Juga: 10 Tahun ENTER MUSIC, Berawal dari Wedding Entertainment Kini Tembus Beragam Panggung

Dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal ini juga dirasakan betul oleh pihak pemerintah desa yang menilai kolaborasi ini berhasil memperkuat karakter dan daya tarik desanya. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepedulian BRI terhadap kebudayaan lokal kami. Pertunjukan Domba Garut, Kabarulem, dan Pencak Silat bukan hanya hiburan, tapi kebanggaan warga Sukalaksana. Melalui kegiatan ini, kekayaan budaya desa kami semakin dikenal luas sekaligus membakar semangat kebersamaan warga dalam memeriahkan hari kemerdekaan,” ujar Kepala Desa Sukalaksana, Drs. Oban Sobana.