Mahalini Dihujat Usai Rilis Ulang Lagu Percuma, Disinggung Soal Anggis Devaki dan Betrand Peto

Situasi tersebut kemudian memicu pertanyaan warganet mengenai apakah Mahalini seharusnya meminta izin kepada Anggis sebelum merilis versinya. Kritik di media sosial pun bermunculan, bahkan ada yang menuding Mahalini sengaja mengeluarkan lagu tersebut karena tidak ingin kalah dari penyanyi yang sebelumnya membawakannya.

Mahalini kemudian memberikan tanggapan secara langsung melalui kolom komentar TikTok. Ia menjelaskan bahwa statusnya sebagai salah satu pencipta lagu membuat dirinya memiliki hak untuk menentukan kapan karya tersebut akan dirilis.

Menurut Mahalini, waktu perilisan sebuah karya tidak bisa disamakan antara satu pencipta dengan pencipta lainnya. Karena itu, keputusan untuk kembali merilis “Percuma” disebut berada dalam ruang hak pencipta selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Tidak bisa disamaratakan di semua pencipta karena mereka berhak rilis kapan aja sebenarnya,” tulis Mahalini dalam tanggapannya.

Baca Juga: Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2030, Ini Tantangan yang Menanti

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama terkait lagu “Percuma” dengan penyanyi yang sebelumnya membawakan lagu tersebut memiliki masa berlaku tertentu. Mahalini menyebut kontrak tersebut berlangsung selama satu tahun dan bukan menggunakan sistem pembelian hak secara putus.

Menurutnya, persoalan legalitas telah dibahas sebelum lagu tersebut pertama kali dirilis. Mahalini juga menyatakan bahwa informasi mengenai ketentuan tersebut sudah disampaikan kepada pihak penyanyi sebelumnya.