Pembangunan Halte BRT Bandung Dimulai, 232 Titik Dibangun di 22 Kecamatan hingga 2026

Jalan Ramdan

Jalan BKR

Jalan Wastukancana

Jalan Dago

Jalan Merdeka

Proyek pembangunan halte ini nantinya akan menjangkau 22 kecamatan di Kota Bandung, sehingga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik berbasis BRT.

Baca Juga: Kondisi Sheila Dara Aisha Setelah Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Disebut Tetap Tegar

Jenis Halte BRT yang Akan Dibangun

Dari total 232 halte BRT di Kota Bandung, pembangunan akan dibagi dalam beberapa tipe fasilitas, yakni:

172 titik bus pole

80 titik small shelter

4 titik big shelter

Empat halte berukuran besar tersebut akan ditempatkan di lokasi strategis dengan mobilitas tinggi, yaitu:

Stasiun Hall Bandung

Jalan Merdeka

Summarecon Mall Bandung

Stasiun Kiaracondong

Jika dilihat dari status jalan, pembangunan halte BRT di Kota Bandung tersebar di berbagai kewenangan jalan, yakni 38 titik di jalan nasional, 45 titik di jalan provinsi, dan 149 titik di jalan kota.

Ada Halte On Corridor dan Off Corridor

Selain halte yang berada di jalur lalu lintas umum atau off corridor, proyek ini juga mencakup pembangunan halte on corridor yang berada di jalur khusus BRT.

Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu Bertahan Lewati Senja dari Vidi Aldiano yang Viral Usai Kepergiannya

Ferlian menjelaskan, perbedaan utama kedua jenis halte tersebut terletak pada jalur operasional bus.

“Kalau yang on corridor jalurnya khusus. Sedangkan yang off corridor menggunakan mix traffic atau bercampur dengan kendaraan lainnya,” jelasnya.

Untuk halte on corridor, direncanakan akan dibangun sekitar 37 titik yang berada di jalur bus khusus dan dipisahkan dari kendaraan lain menggunakan separator.

Target Selesai Akhir 2026

Pemerintah Kota Bandung turut mendukung proyek ini, mulai dari proses perizinan hingga penyiapan lahan di sejumlah titik pembangunan halte.