Jalan Ramdan
Jalan BKR
Jalan Wastukancana
Jalan Dago
Jalan Merdeka
Proyek pembangunan halte ini nantinya akan menjangkau 22 kecamatan di Kota Bandung, sehingga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik berbasis BRT.
Baca Juga: Kondisi Sheila Dara Aisha Setelah Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Disebut Tetap Tegar
Jenis Halte BRT yang Akan Dibangun
Dari total 232 halte BRT di Kota Bandung, pembangunan akan dibagi dalam beberapa tipe fasilitas, yakni:
172 titik bus pole
80 titik small shelter
4 titik big shelter
Empat halte berukuran besar tersebut akan ditempatkan di lokasi strategis dengan mobilitas tinggi, yaitu:
Stasiun Hall Bandung
Jalan Merdeka
Summarecon Mall Bandung
Stasiun Kiaracondong
Jika dilihat dari status jalan, pembangunan halte BRT di Kota Bandung tersebar di berbagai kewenangan jalan, yakni 38 titik di jalan nasional, 45 titik di jalan provinsi, dan 149 titik di jalan kota.
Ada Halte On Corridor dan Off Corridor
Selain halte yang berada di jalur lalu lintas umum atau off corridor, proyek ini juga mencakup pembangunan halte on corridor yang berada di jalur khusus BRT.
Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu Bertahan Lewati Senja dari Vidi Aldiano yang Viral Usai Kepergiannya
Ferlian menjelaskan, perbedaan utama kedua jenis halte tersebut terletak pada jalur operasional bus.
“Kalau yang on corridor jalurnya khusus. Sedangkan yang off corridor menggunakan mix traffic atau bercampur dengan kendaraan lainnya,” jelasnya.
Untuk halte on corridor, direncanakan akan dibangun sekitar 37 titik yang berada di jalur bus khusus dan dipisahkan dari kendaraan lain menggunakan separator.
Target Selesai Akhir 2026
Pemerintah Kota Bandung turut mendukung proyek ini, mulai dari proses perizinan hingga penyiapan lahan di sejumlah titik pembangunan halte.









