BeritaBandungRaya.com – Kasus dugaan keracunan hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG pada Rabu, 25 Februari 2026. Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat dengan membuka posko penanganan dan melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyebutkan sedikitnya 24 siswa terdampak dalam insiden tersebut. Para korban menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Cimahi. “Pasien terdampak di RSUD Cibabat 20 orang, di RS Mitra Kasih tiga orang, dan RSUD Dustira satu orang,” ujarnya saat meninjau penanganan pasien di RSUD Cibabat, Rabu malam.
Menurut Adhitia, kondisi para pasien sejauh ini masih tertangani dengan baik. Sebagian korban telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani observasi. Pemerintah daerah terus memantau kemungkinan adanya tambahan kasus. “Kami pantau terus malam ini seandainya ada tambahan pasien dengan keluhan serupa,” katanya.
Dugaan keracunan MBG juga dilaporkan terjadi di lingkungan sekolah. Guru Ayat Ruhiyat dari SDN Cimahi Mandiri 4 mengungkapkan sejumlah siswa mengalami mual, pusing, hingga muntah setelah menyantap menu MBG yang berisi telur, onigiri, dan makanan pendamping lainnya.
Baca Juga: Head to Head PERSIB vs Madura United: Rekor Perkasa Maung Bandung di GBLA Jadi Modal Tiga Poin
“Bukan siswa saja yang kena, guru juga kena karena sekarang guru juga mendapat jatah MBG,” ujarnya saat siaran di Radio PRFM 107,5 News Channel.











