Menurut Adam, pertandingan melawan Persija memiliki tantangan tersendiri karena Macan Kemayoran dihuni sejumlah pemain berkualitas. Karena itu, Persib tidak boleh hanya berkonsentrasi kepada satu atau dua pemain.
Sektor depan Persija menjadi perhatian Adam. Gustavo Almeida, Witan Sulaeman, Zahaby Gholy, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan dinilai memiliki kemampuan untuk menciptakan ancaman bagi pertahanan Persib.
Selain lini serang, Adam juga mengingatkan rekan-rekannya terhadap kemampuan bek kiri Persija, Pratama Arhan. Pemain tersebut memiliki senjata khusus berupa lemparan ke dalam jarak jauh yang berpotensi menjadi ancaman dalam situasi bola mati.
“Di setiap lini, mereka sangat bagus. Saya lihat, dari sisi penyerangan. Juga ada Arhan yang punya kemampuan lemparan jauh. Tapi, kami akan mewaspadai seluruh pemain karena seluruh pemain Persija punya kualitas bagus,” ujar Adam.
Baca Juga: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II: 234 Penumpang Dievakuasi, 5 Orang Meninggal Dunia
Di sisi lain, Persija tidak memandang semifinal Piala Presiden 2026 sekadar pertandingan untuk mengejar kemenangan. Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/27.
Bek Persija, Rio Fahmi, mengatakan laga kontra Persib dapat dimanfaatkan untuk melihat sejauh mana perkembangan tim besutan Shin Tae-yong.
“Kami melihat ini sebagai turnamen pramusim. Jadi, sejak awal tujuan kami adalah mempersiapkan tim agar lebih siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya,” kata Rio.







