Lebih jauh, Rafi menilai kolaborasi dengan Marriott Bonvoy menjadi contoh bagaimana sektor hospitality dapat ikut mendukung pertumbuhan industri musik Indonesia.
Menurutnya, dampak sebuah konser tidak hanya dirasakan musisi, tetapi juga membuka efek ekonomi yang lebih luas mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga aktivitas ekonomi kreatif lainnya.
“Musik bukan cuma soal pertunjukan. Ada ekosistem yang bergerak. Saya senang melihat brand seperti Marriott Bonvoy khususnya Hotel Moxy ini mau membuka ruang bagi musisi dan pengalaman baru bagi penonton,” ujarnya.
Rafi menambahkan, konsep intimate concert dipilih karena mampu menghadirkan koneksi emosional yang lebih kuat.
“Kalau konser intim, saya bisa melihat langsung bagaimana penonton merasakan lagu. Ditambah venue hotel yang memberi pengalaman berbeda, jadi bukan sekadar mendengarkan musik, tapi ikut menjalani sebuah perjalanan,” katanya.***












