Rayakan 24 Tahun, Paradise Indonesia Luncurkan Future Maker Untuk Perluas Kesempatan Belajar

Baca Juga: Liburan 2 Hari 1 Malam di Garut, Ini Rekomendasi Wisata Alam, Kuliner, dan Oleh-oleh

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif Future Maker yang dihadirkan Paradise Indonesia melalui pembangunan SLB Budi Mulia di Kabupaten Bandung. Bagi 23 Paskal, kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif. Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui sinergi bersama Paradise Indonesia, serta keterlibatan karyawan, pengunjung, dan komunitas, kami berharap inisiatif ini tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, tetapi juga membangun kepedulian dan dampak positif yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Indra Pratama Wicaksono, Campaign, Experience & CRM Manager 23 Paskal Shopping Center.

Kunjungan Paradise Indonesia & 23 Paskal ke SLB Budi Mulia.

Dari Limbah Plastik Menjadi Pendidikan Berkualitas

Indonesia menghasilkan sekitar 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya, dan 58% di antaranya tidak terkelola dengan baik. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai penyumbang polusi plastik terbesar kedua di dunia, dengan produksi sekitar 24.500 ton sampah plastik per hari.

Pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia direncanakan menggunakan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi dan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak, sekaligus memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan. Sehingga dengan pembangunan sekolah ini Paradise Indonesia turut berkontribusi aktif dalam pengurangan 2-4 ton sampah plastik sekaligus menurunkan emisi karbon hingga sekitar 10 ton. Pendekatan ini menghubungkan penyediaan fasilitas pendidikan dengan pemanfaatan kembali material, sekaligus memperkenalkan nilai kepedulian lingkungan kepada komunitas sekolah.