Dari hasil tes, ditemukan 9 orang positif terpapar Cesium-137, namun seluruhnya telah dinyatakan stabil dan dipulangkan ke rumah masing-masing. “Total ada 22 titik yang sudah didekontaminasi oleh tim Bapeten, BRIN, dan Kepolisian,” kata Taufiek.
Langkah Pencegahan Kemenperin
Untuk mencegah kejadian serupa, Kemenperin kini mewajibkan seluruh industri logam yang menggunakan bahan baku scrap untuk memasang Radiation Portal Monitoring (RPM) dan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) di fasilitasnya.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi scrap metal yang lolos dengan kandungan radioaktif. Setiap industri wajib melakukan deteksi dini terhadap potensi radiasi,” tegas Taufiek.***












