BeritaBandungRaya.com – Nama Aurelie Moremans tengah menjadi sorotan publik setelah aktris tersebut merilis buku memoar berjudul Broken String. Buku yang dibagikan secara gratis melalui tautan di bio akun Instagram pribadinya ini memuat kisah nyata perjalanan hidup Aurelie, termasuk pengalaman traumatis saat menjadi korban grooming di usia remaja.
Dalam unggahannya di media sosial, Aurelie mengungkap bahwa ia pernah menjalin hubungan dengan seorang pria yang jauh lebih tua ketika dirinya masih berusia 15 tahun, sementara pria tersebut berusia 29 tahun. Hubungan itu terjadi di awal kariernya sebagai artis di Indonesia.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie melalui Instagram, Sabtu (3/1).
Pengakuan ini membuka kembali diskusi publik mengenai grooming, sebuah bentuk kekerasan yang kerap tidak disadari oleh korban maupun lingkungan sekitarnya.
BACA JUGA: 10 Film Netflix Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Watch List, Dari Romantis hingga Thriller
Apa Itu Grooming?
Grooming adalah perilaku yang disengaja untuk memanipulasi, membangun kontrol, dan memperoleh kepercayaan anak atau remaja, dengan tujuan melakukan pelecehan atau kekerasan seksual. Tidak hanya korban yang menjadi sasaran, pelaku grooming juga kerap memengaruhi keluarga, pengasuh, atau lingkungan sekitar korban.
Mengutip National Office for Child Safety, grooming dapat dilakukan dalam jangka waktu panjang, bahkan bertahun-tahun, dan tidak selalu langsung disertai tindakan kekerasan seksual.
Tujuan grooming antara lain:







