Wali Kota Bandung Tegaskan Krisis Sampah Jadi Tantangan Paling Krusial

Perubahan Paradigma Jadi Kunci

Farhan memberikan contoh sederhana bahwa satu jenis makanan saja dapat menghasilkan beberapa jenis sampah, mulai dari sisa organik, plastik, hingga kemasan lainnya. Jika tidak dipisahkan sejak awal, sampah tersebut akan semakin sulit diolah di tahap berikutnya.

Ia mengakui bahwa perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat bukanlah pekerjaan mudah dan tidak akan memberikan hasil instan. Namun, ia menegaskan bahwa perubahan paradigma adalah satu-satunya jalan untuk menyelesaikan persoalan sampah secara berkelanjutan.

“Ini bukan pekerjaan satu atau dua tahun. Ini pekerjaan peradaban,” ucapnya.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Percantik 17 Ruas Jalan Destinasi Wisata, Fokus Kenyamanan dan Estetika Kota

Optimisme Keluar dari Krisis Sampah

Melalui kolaborasi lintas wilayah, lintas organisasi perangkat daerah (OPD), serta partisipasi aktif masyarakat, Farhan optimistis Kota Bandung mampu keluar dari krisis sampah.

Ia berharap upaya ini dapat membangun sistem pengelolaan lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan Bandung sebagai kota yang lebih ramah lingkungan di masa depan.***