Basarnas Bandung telah mengerahkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan SAR air untuk mempercepat proses pencarian. Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Bandung, kepolisian sektor Banjaran, hingga masyarakat setempat.
“Tim dilengkapi peralatan SAR air, alat komunikasi, serta perlengkapan pelindung diri guna mendukung pencarian di sepanjang aliran sungai,” kata Ade.
Hingga saat ini, pencarian difokuskan di area aliran sungai dengan memperhitungkan kemungkinan pergerakan korban terbawa arus.
Pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan debit air secara tiba-tiba.
“Operasi SAR masih terus berlangsung dengan fokus pencarian korban yang masih hilang,” pungkasnya.***











