BeritaBandungRaya.com – Pemerintah Kota Bandung berencana melakukan pembaruan sistem lampu lalu lintas dengan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut sistem yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah kendaraan.
Menurutnya, sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang digunakan saat ini masih bersifat semi-manual dan belum terintegrasi dengan teknologi AI.
“Ke depan akan kita upgrade menjadi sistem berbasis AI agar pengaturan lalu lintas lebih optimal,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (17/4/2026).
AI Akan Atur Durasi Lampu Secara Otomatis
Dengan penerapan AI, lampu lalu lintas di Bandung nantinya dapat menyesuaikan durasi merah dan hijau secara otomatis berdasarkan kondisi di lapangan.
Sistem ini bekerja dengan mendeteksi kepadatan kendaraan di setiap persimpangan secara real time.
Artinya, semakin padat arus kendaraan, durasi lampu hijau bisa diperpanjang, sementara di jalur sepi waktu tunggu dapat dipersingkat.
Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan, terutama di titik-titik krusial seperti pintu masuk kota.
Sistem Lama Dinilai Sudah Tidak Efektif
Farhan mengakui, hingga saat ini belum ada satu pun lampu lalu lintas di Bandung yang menggunakan teknologi AI. Hal ini membuat pengaturan arus kendaraan belum maksimal.
Sistem lama yang masih manual atau semi-manual dinilai tidak responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas yang dinamis.
Akibatnya, kemacetan kerap terjadi meskipun volume kendaraan sebenarnya masih bisa dikendalikan dengan sistem yang lebih adaptif.












