Dari Takoyaki hingga Matcha, Festival 60 Seconds to Tokyo Hadir di Hotel NEO Kota Baru Parahyangan dan 138 Hotel Archipelago

Konsep tersebut juga menjadi strategi Archipelago untuk memperkuat sektor makanan dan minuman di jaringan hotelnya. Program kuliner ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengalaman tamu yang menginap, tetapi juga menarik masyarakat umum untuk datang dan menikmati restoran serta fasilitas kuliner hotel.

Corporate F&B Manager Archipelago Hotels, Denny S. Wasana, mengatakan capaian kampanye 60 Seconds to Seoul menjadi salah satu alasan pihaknya optimistis terhadap program bertema Jepang. Menurut dia, kampanye sebelumnya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap konsep kuliner tematik yang dihadirkan di jaringan hotel Archipelago.

Melihat besarnya popularitas makanan Jepang di Indonesia, Archipelago berharap 60 Seconds to Tokyo dapat memperoleh respons yang lebih luas. Berbagai menu pun dikembangkan dengan mempertahankan identitas kuliner Jepang, tetapi tetap mempertimbangkan karakter selera konsumen Indonesia.

Corporate Executive Chef Archipelago Hotels, A.S Windoe, menjelaskan bahwa proses pengembangan menu dilakukan dengan pendekatan yang sama seperti kampanye Seoul. Cita rasa Jepang tetap menjadi dasar utama, sementara beberapa penyesuaian dilakukan agar hidangan lebih mudah diterima oleh masyarakat lokal.

Pengembangan menu tersebut melibatkan tim kuliner dari sejumlah hotel Archipelago, di antaranya Hotel NEO Kota Baru Parahyangan, Harper Cikarang, Aston Priority Simatupang, Aston Pasteur Bandung, Grand Aston Puncak, Aston Serang, serta hotel lainnya yang tergabung dalam jaringan Archipelago di Indonesia.