BeritaBandungRaya.com – Rencana pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya memasuki tahap yang semakin luas. Pemerintah menyiapkan jaringan transportasi publik yang terdiri atas 18 koridor untuk memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan metropolitan Bandung Raya.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi warga yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi. Selain memperluas jangkauan transportasi umum, BRT Bandung Raya juga diproyeksikan menjadi salah satu upaya untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.
Jaringan BRT nantinya tidak hanya beroperasi di wilayah Kota Bandung. Layanannya dirancang menjangkau sejumlah kawasan di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, hingga Kabupaten Sumedang.
Dinas Perhubungan Kota Bandung menyebut jaringan tersebut akan menghubungkan berbagai kawasan, mulai dari Cibiru, Lembang, Soreang, Padalarang, Jatinangor, Cimahi hingga pusat Kota Bandung.
Berbeda dengan layanan Metro Jabar Trans (MJT) yang saat ini melayani sejumlah koridor utama, pengembangan BRT Bandung Raya akan memperluas jaringan ke kawasan yang belum mendapatkan akses langsung transportasi bus.
Dalam rancangannya, perjalanan BRT akan menggunakan kombinasi jalur khusus atau on corridor dan jalur campuran dengan kendaraan lainnya atau off corridor. Sejumlah rute juga dirancang melewati jalan tol.
Berikut 18 Rute BRT Bandung Raya:
BRT 01 Cibiru – Kalapa














1 komentar
Komentar ditutup.