BeritaBandungRaya.com – Aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah mengalami gangguan setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional bandara. Sedikitnya delapan bandara ditutup sementara sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi tersebut.
Penutupan sejumlah bandara ini turut berdampak terhadap mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi udara. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena menjadi salah satu simpul utama penerbangan nasional.
Di tengah gangguan tersebut, Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, disiapkan sebagai salah satu alternatif penerbangan. Bandara Kertajati dinyatakan tidak terdampak abu vulkanik setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan paper test.
Baca Juga: 4 Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Badan Geologi Ungkap Penjelasannya
Berikut daftar delapan bandara yang ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau:
1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta
2. Bandara Halim Perdanakusuma
3. Bandara Radin Inten II Lampung
4. Bandara Husein Sastranegara Bandung
5. Bandara Budiarto Curug
6. Bandara Pondok Cabe
7. Bandara Taufik Kiemas
8. Bandara Atung Bungsu
Gangguan penerbangan tersebut membuat pemerintah perlu menyiapkan sejumlah opsi untuk menjaga konektivitas udara masyarakat. Salah satunya dengan mengoptimalkan bandara yang masih memungkinkan untuk melayani penerbangan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Bandara Kertajati dapat menjadi salah satu pilihan apabila penerbangan dari maupun menuju Bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan.











1 komentar
Komentar ditutup.