BeritaBandungRaya.com – Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, disiapkan sebagai salah satu alternatif penerbangan menyusul terganggunya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Langkah tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan di tengah gangguan penerbangan yang terjadi pada rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Informasi mengenai pemanfaatan Bandara Kertajati sebagai alternatif disampaikan Pemprov Jabar melalui akun Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Senin, 7 September 2026.
Dalam keterangannya, Dedi mengatakan Bandara Kertajati dapat menjadi salah satu pilihan apabila kondisi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta masih terdampak sebaran abu vulkanik.
“Kertajati menjadi salah satu alternatif pilihan agar penerbangan tetap bisa berjalan dengan baik,” ujar Dedi melalui akun Instagramnya.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Selasa 8 September 2026: Cek Syarat dan Biayanya di Sini!
Menurut Dedi, keberadaan Bandara Kertajati dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kelancaran perjalanan masyarakat apabila penerbangan melalui Soekarno-Hatta mengalami kendala.
Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan dukungan pelayanan bagi calon penumpang yang nantinya menggunakan Bandara Kertajati.
Dedi meminta jajaran perangkat daerah Pemprov Jabar untuk turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat di bandara. Bantuan tersebut terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penumpang selama berada di area bandara.










1 komentar
Komentar ditutup.