Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Alternatif Penerbangan Saat Abu Gunung Anak Krakatau Ganggu Soekarno-Hatta

Perhatian khusus juga diberikan kepada penumpang yang membutuhkan layanan tambahan, termasuk masyarakat yang bepergian bersama bayi dan kelompok lanjut usia.

“Hari ini saya akan meminta para staf Pemprov Jabar untuk memberikan layanan yang terbaik, minimal mendistribusikan kebutuhan-kebutuhan dasar yang diperlukan oleh para penumpang,” kata Dedi.

Jajaran pemerintah daerah terkait juga diminta berada di Bandara Kertajati untuk menyambut sekaligus membantu penumpang yang datang maupun hendak melakukan perjalanan.

Baca Juga: GIIAS Bandung 2026 Siapkan 4 Lokasi Parkir, Ada Shuttle Gratis dari Festival Citylink

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya jika terjadi pengalihan atau penyesuaian penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kertajati.

Pemanfaatan Bandara Kertajati sebagai bandara alternatif juga menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas transportasi udara di tengah kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kondisi Gunung Anak Krakatau segera kembali normal sehingga gangguan terhadap penerbangan dapat berakhir dan mobilitas masyarakat kembali berlangsung seperti biasa.

Dengan disiapkannya Bandara Kertajati sebagai alternatif, masyarakat memiliki opsi tambahan untuk tetap melakukan perjalanan udara ketika layanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak sebaran abu vulkanik.***