BRT 02 Kalapa – Lembang
BRT 03 Leuwipanjang – Dipatiukur – Dago
BRT 04 Elang – Riau
BRT 05 Antapani – Pajajaran – Ciroyom
BRT 06 Dago – Leuwipanjang – Cibaduyut
BRT 07 Padalarang – Alun-Alun Bandung
BRT 08 Cicaheum – Cimahi
BRT 09 Antapani – Ledeng
BRT 10 Stasiun Hall – Tegalluar
BRT 11 Terminal Tegallega – Soreang
BRT 12 Jatinangor – Elang
BRT 13 Leuwipanjang – Baleendah – Majalaya
BRT 14 Banjaran – Baleendah – BEC
BRT 15 Antapani – Sarijadi
BRT 16 Cicaheum – Sarijadi
BRT 17 Dipatiukur – Jatinangor Via Tol
BRT 18 Cicaheum – Kalapa Via Binong
Dari rancangan tersebut, terdapat sejumlah simpul transportasi yang memiliki peran penting karena terhubung dengan beberapa koridor sekaligus. Leuwipanjang, Cicaheum, Jatinangor, Baleendah, Cimahi, Padalarang dan sejumlah kawasan lainnya menjadi bagian dari jaringan yang saling terkoneksi.
Pengembangan BRT Bandung Raya juga dirancang untuk memperkuat hubungan antara kawasan permukiman, pusat pendidikan, kawasan industri, pusat pemerintahan, pusat perdagangan serta terminal dan simpul transportasi.
Pemerintah menargetkan pengembangan jaringan dilakukan secara bertahap mulai 2026. Infrastruktur pendukung, seperti halte dan integrasi antarmoda, juga akan terus disiapkan sebelum seluruh jaringan beroperasi secara penuh.
Jika berjalan sesuai rencana, 18 koridor BRT Bandung Raya ditargetkan dapat beroperasi secara menyeluruh pada 2027. Kehadiran jaringan tersebut diharapkan membuat transportasi umum semakin mudah dijangkau dan menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian di kawasan Bandung Raya.***














1 komentar
Komentar ditutup.