BeritaBandungRaya.com – Film Ghost in the Cell terus menunjukkan performa impresif di bioskop Indonesia. Memasuki hari ke-10 penayangan, jumlah penonton film garapan sutradara Joko Anwar ini mencapai 1.638.821 orang per Sabtu, 25 April 2026.
Berdasarkan data yang dirilis Cinepoint, jumlah penonton harian film tersebut mencapai 208.638 orang. Angka ini menjadikan Ghost in the Cell sebagai film dengan penonton harian terbanyak dibandingkan film lain yang sedang tayang di bioskop saat ini.
Capaian tersebut terbilang mengejutkan, mengingat sejak awal Joko Anwar mengaku tidak memasang target penonton yang terlalu tinggi.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KA Jarak Jauh Tabrak KRL dari Belakang
Joko Anwar Sebut Film Ini Berisiko Tinggi
Menurut Joko Anwar, Ghost in the Cell merupakan proyek film dengan risiko besar karena mengangkat isu politik, menggunakan original intellectual property (IP), serta memakai judul berbahasa Inggris.
Ia menilai faktor-faktor tersebut biasanya membuat pasar film menjadi lebih terbatas.
“Waktu pertama kali mutusin buat bikin Ghost in the Cell, kami tidak ekspektasi yang tinggi soal angka. Lagian, project film yang high risk, original IP, berbicara soal politik, judulnya bahasa Inggris pula,” tulis Joko Anwar melalui unggahan Instagram pribadinya @jokoanwar, Minggu, 26 April 2026.
Namun, hasil di lapangan justru jauh melampaui perkiraan.
Penonton Datang Karena Kedekatan Emosi
Joko mengaku tidak menyangka sambutan masyarakat terhadap film tersebut sangat besar. Menurutnya, penonton tidak terlalu mempersoalkan label politik atau unsur lain, melainkan lebih terhubung dengan tema dan emosi yang dibawa film.
Ia menilai kedekatan emosional menjadi alasan utama masyarakat datang ke bioskop.
“Alhamdulillah puji Tuhan ternyata penonton tidak peduli embel-embel lain dalam film selain kedekatan emosi dan tema. Terima kasih sudah datang, sudah merasakan suara dari dalam diri kita semua sebagai WNI,” ujarnya.










