BeritaBandungRaya.com – Harga emas dunia terus menunjukkan pergerakan dinamis dan masih bertahan di level tinggi. Pada perdagangan hari ini, Senin 27 April 2026, harga emas terpantau naik 0,36 persen ke posisi US$ 4.725,8 per troy ons.
Meski dalam beberapa pekan terakhir harga emas bergerak fluktuatif di kisaran US$ 4.600 hingga US$ 4.900 per troy ons, para analis menilai logam mulia ini masih memiliki peluang besar untuk kembali menguat.
Berdasarkan data TradingView, volume perdagangan emas dalam beberapa minggu terakhir justru mengalami penurunan karena pasar sedang berada dalam fase konsolidasi setelah lonjakan harga sebelumnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KA Jarak Jauh Tabrak KRL dari Belakang
Analis Sebut Pembicaraan AS-Iran Jadi Penentu
Analis pasar keuangan senior di Capital.com, Kyle Rodda, mengatakan bahwa perkembangan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran akan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan arah harga emas dalam waktu dekat.
Menurutnya, kondisi geopolitik global masih menjadi pendorong utama bagi investor untuk tetap menjadikan emas sebagai aset lindung nilai.
“Kita sekarang hanya mengamati apakah ada kemajuan dalam pembicaraan (AS-Iran) dalam beberapa hari mendatang akan menjadi pendorong terbesar bagi emas,” kata Rodda.
Ia menambahkan, emas memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak instrumen keuangan lain karena tidak memiliki risiko pihak lawan.
“Tidak seperti kebanyakan aset keuangan, emas tidak memiliki risiko pihak lawan, karakteristik yang menjadi lebih berharga selama periode ketidakpastian sistemik,” paparnya.








