JETOUR T2 i-DM sendiri mengusung konsep Adventure PHEV SUV. Mobil ini menggabungkan mesin bensin dengan sistem elektrifikasi melalui teknologi Intelligent Dual Mode atau i-DM. Sistem tersebut terdiri dari mesin ACTECO generasi kelima 1.5 TGDI, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission, serta dua motor listrik.
Daya Jelajah Lebih dari 1.200 Kilometer
Salah satu daya tarik utama JETOUR T2 i-DM adalah kemampuan daya jelajahnya. Dengan kombinasi tenaga dari baterai dan bahan bakar, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Kemampuan tersebut membuat JETOUR T2 i-DM tidak hanya ditujukan untuk penggunaan harian di perkotaan, tetapi juga perjalanan jarak jauh. Karakter petualang kendaraan diperkuat dengan desain eksterior berbentuk boxy. JETOUR juga menggunakan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang diklaim menggunakan sekitar 80 persen high-strength steel.
Struktur tersebut memiliki kemampuan static load hingga 300 kilogram dan torsion rigidity mencapai 32.000 Nm/degree. Selain itu, terdapat elemen fungsional seperti Tie-Down Point yang mendukung kebutuhan pengguna ketika membawa perlengkapan perjalanan maupun aktivitas luar ruang.
Bisa Jadi Sumber Listrik Saat Berpetualang
JETOUR T2 i-DM juga dibekali sejumlah fitur yang ditujukan untuk konsumen dengan gaya hidup aktif. Salah satunya adalah V2L atau Vehicle-to-Load dengan daya 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan kendaraan dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik.










