“Semua pertandingan melawan PERSIB selalu sulit. Jadi kami harus fokus pada semua lini mereka dan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan,” ucapnya.
Bek Julio Cesar turut mengingatkan rekan-rekannya agar tetap tenang menghadapi besarnya antusiasme Bobotoh yang sudah menantikan pesta juara di GBLA.
“Saya tahu Bobotoh ingin kami menjadi juara, tetapi kami harus fokus penuh pada pertandingan. Kami harus memenangkan laga ini,” ujar Julio Cesar.
Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Bandung dengan motivasi tinggi untuk menggagalkan ambisi tuan rumah. Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya tetap memburu hasil maksimal meski bermain di kandang lawan.
Baca Juga: Prabowo Bentuk BUMN Ekspor PT Danantara Sumber Daya Indonesia, Saham Komoditas Diprediksi Melonjak
“Kami ingin tetap bersaing dan mendapatkan hasil terbaik yang kami bisa. Mentalitas kami tetap sama seperti pertandingan sebelumnya,” kata Mario Lemos.
Lemos memastikan timnya tidak gentar menghadapi tekanan besar di GBLA maupun status PERSIB sebagai kandidat juara.
“Kami tidak menganggap pertandingan ini berbeda dari laga lainnya. Kami akan bermain dengan cara yang sama,” tegasnya.
Laga PERSIB kontra Persijap Jepara dipastikan menjadi duel sarat tensi tinggi. Selain menentukan nasib gelar juara Super League 2025/2026, pertandingan ini juga menjadi kesempatan emas bagi Maung Bandung untuk mencatatkan sejarah baru dengan meraih three-peat di hadapan puluhan ribu Bobotoh di Stadion GBLA.***







