Energi konser kembali meningkat saat Dirly Dave kembali ke atas panggung membawakan I Don’t Want To Miss A Thing dari film Armageddon. Dengan penampilan yang penuh tenaga dan ekspresi, Dirly berhasil menghidupkan salah satu soundtrack paling populer sepanjang masa. Penonton terlihat larut dalam setiap bait lagu, menjadikan penampilan tersebut sebagai salah satu puncak energi dalam keseluruhan pertunjukan.
Memasuki bagian akhir konser, Dira Sugandi kembali memukau melalui How Far I’ll Go dari film Moana dan My Heart Will Go On dari film Titanic. Penampilan tersebut menjadi penutup yang sempurna sebelum seluruh penyanyi kembali ke atas panggung untuk membawakan This Is Me dari film The Greatest Showman. Lagu tersebut menjadi simbol semangat kolaborasi yang mewarnai keseluruhan pertunjukan sekaligus mengundang tepuk tangan panjang dari seluruh penonton yang hadir.
Baca Juga: BYD Pamerkan Empat Model Kendaraan Energi Baru di GIIAS Bandung 2026
Lebih dari sekadar konser, TP Jazz Universe: Greatest Movie Soundtrack menjadi representasi kolaborasi antara TP Jazz Management dan Kota Baru Parahyangan yang dibangun atas semangat Community Based Development. Melalui musik, kedua institusi menghadirkan ruang pertemuan bagi masyarakat untuk menikmati pengalaman budaya yang berkualitas sekaligus memperkuat hubungan antar komunitas.
Founder TP Jazz Management, Bobby Renaldi, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas suksesnya penyelenggaraan konser tersebut.
“The Greatest Movie Soundtrack adalah konsep baru bagi TP Jazz, dan melihat sambutan yang begitu positif dari penonton membuat kami sangat bersyukur. Mulai dari kualitas venue, pelayanan, hingga keseluruhan pengalaman yang tercipta malam ini berjalan dengan sangat baik. Bagi kami, ini menjadi bukti bahwa musik selalu memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menghadirkan pengalaman yang berkesan.” ujar Bobby Renaldi.










