Karena itu, jadwal penerbangan akan disesuaikan secara bertahap berdasarkan perkembangan kondisi abu vulkanik di sekitar Bandara Soekarno-Hatta.
“Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional,” ujar Lukman.
Pemerintah juga meminta calon penumpang yang akan menggunakan Bandara Soetta untuk aktif memeriksa status penerbangan melalui maskapai masing-masing.
Penumpang disarankan tidak langsung menuju bandara sebelum memastikan jadwal penerbangan terbaru. Perubahan waktu keberangkatan maupun status penerbangan masih mungkin terjadi mengikuti perkembangan kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau.
Informasi mengenai layanan kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.
Pemerintah menyatakan akan terus memberikan pembaruan apabila terdapat perubahan signifikan terhadap operasional Bandara Soekarno-Hatta.***












