BeritaBandungRaya.com – Sebanyak 350 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Bandung disiagakan untuk memperkuat keamanan wilayah Kabupaten Bandung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama potensi kejahatan jalanan dan aksi begal.
Personel gabungan tersebut berasal dari Polresta Bandung, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung. Mereka akan menjalankan patroli rutin yang ditingkatkan dengan sasaran sejumlah wilayah yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih ketat.
Kapolresta Bandung Kombes Polisi Aldi Subartono mengatakan, patroli gabungan akan lebih difokuskan pada malam akhir pekan. Waktu tersebut menjadi perhatian karena mobilitas dan aktivitas masyarakat biasanya meningkat dibandingkan hari biasa.
“Pasukan gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah ini nantinya dibagi per rayon untuk melaksanakan patroli, terutama pada malam akhir pekan,” kata Aldi Subartono di Bandung, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, ratusan personel tersebut akan dibagi ke sejumlah rayon. Patroli menyasar titik-titik yang ramai dikunjungi masyarakat serta kawasan yang berdasarkan pemetaan kepolisian memiliki potensi kerawanan terhadap kejahatan jalanan.
Selain melakukan patroli, petugas juga akan memberikan perhatian terhadap potensi peredaran minuman keras (miras). Penertiban miras menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.










