Laporan pertama terkait keluhan pelanggan diterima manajemen pada 5 Oktober 2026. Setelah itu, tim Customer Care 88 SEOUL secara aktif berkomunikasi dengan pelanggan yang menyampaikan keluhan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi mereka sekaligus memberikan tindak lanjut.
Sementara itu, selama gerai 23 Paskal tidak beroperasi, manajemen melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi gerai memenuhi standar operasional yang ditetapkan.
Pemeriksaan terhadap prosedur keamanan pangan juga dilakukan secara menyeluruh. Proses yang dievaluasi mencakup penerimaan bahan baku, penyimpanan, persiapan, pengolahan hingga makanan disajikan kepada pelanggan.
Baca Juga: UPDATE! DPR Tetapkan Biaya Haji 2027 Lebih Murah Rp3,2 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp23,2 Juta
88 SEOUL juga menyatakan akan memperbarui seluruh persediaan bahan baku sebagai langkah kehati-hatian. Bahan baku yang nantinya digunakan setelah gerai kembali beroperasi akan dipastikan memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan yang ditetapkan manajemen.
Selain melakukan evaluasi internal, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung serta instansi terkait. Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka proses evaluasi dan perbaikan sesuai arahan serta ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, jalur Customer Care tetap dibuka bagi pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan atau memberikan informasi tambahan terkait kunjungan mereka ke gerai 23 Paskal Bandung.













