Euro juga tetap menjadi salah satu mata uang paling berpengaruh dalam sistem perdagangan global.
- Dolar Amerika Serikat (USD)
Meski berada di posisi ke-10 dalam daftar mata uang terkuat dunia, dolar AS tetap menjadi mata uang paling dominan dalam perdagangan internasional.
Amerika Serikat masih memiliki ekonomi terbesar dunia berdasarkan produk domestik bruto (PDB). Selain itu, dolar AS juga menjadi mata uang cadangan terbesar yang disimpan bank sentral di berbagai negara.
Dolar AS juga digunakan sebagai acuan harga berbagai komoditas global seperti minyak, emas, hingga tembaga.
Faktor Penentu Kekuatan Mata Uang
Kekuatan mata uang suatu negara dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari stabilitas ekonomi, tingkat inflasi, cadangan devisa, hingga kondisi politik nasional.
Negara dengan tingkat kepercayaan investor yang tinggi umumnya memiliki mata uang lebih kuat dan stabil dibandingkan negara lain. Selain itu, dinamika pasar global serta kebijakan ekonomi internasional juga sangat memengaruhi pergerakan nilai tukar setiap harinya.
Di sisi lain, rupiah Indonesia hingga kini masih belum masuk dalam daftar 10 mata uang terkuat dunia dan terus menghadapi tekanan akibat dinamika ekonomi global serta fluktuasi dolar AS.***







