Ia menambahkan, setiap orang memiliki titik awal, kemampuan, dan tujuan keuangan yang berbeda. Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai pilihan instrumen investasi dan menyesuaikannya dengan tujuan keuangan serta profil risiko masing-masing.
Pesan tersebut sejalan dengan kampanye #AkuInvestorSaham yang diluncurkan BEI pada 10 Agustus 2023. Kampanye ini mendorong masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengenal pasar modal dan berpartisipasi sesuai kebutuhan serta kemampuan masing-masing.
Hadirkan Edukasi dan Pameran Pasar Modal Selama Tiga Hari
CMSE 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan pengenalan pasar modal melalui seremoni, seminar, talk show, serta pameran produk dan layanan.
Pada hari pertama, Kamis (5/11), agenda meliputi Opening Ceremony, Galeri Investasi BEI Award 2026, serta seminar utama bertajuk “Indonesia’s Economic & Investment Outlook”.
Memasuki Jumat (6/11), pengunjung dapat mengikuti peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI). Selain itu, terdapat sesi edukasi mengenai perencanaan keuangan, pilihan instrumen investasi, dan pasar modal syariah.
BACA JUGA: JLB dan IWEB Gelar Pentahelix Synergy Cup 2026, Perkuat Silaturahmi Humas dan Media
Sementara pada Sabtu (7/11), agenda mencakup edukasi Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia keuangan, serta sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.
Selain seminar dan talk show, CMSE 2026 menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant. Peserta pameran terdiri atas OJK, SRO beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, perusahaan binaan IDX Incubator, asosiasi pasar modal, serta sejumlah mitra lainnya.












