“Sebagian venue memang memungkinkan, tetapi tidak fair jika pertandingan digelar tanpa penonton. Karena itu, kami memutuskan memindahkan ke Kalimantan Timur agar semua kondisi tetap sama, termasuk kehadiran suporter,” jelas Ferry.
Dengan dipilihnya Stadion Segiri di Samarinda, pertandingan tetap dapat disaksikan langsung oleh penonton. Hal ini menjadi pertimbangan penting agar atmosfer laga klasik tetap terjaga.
Di sisi lain, I-League juga tidak memiliki banyak pilihan untuk menunda pertandingan. Jadwal kompetisi yang semakin mendekati akhir membuat laga harus tetap digelar sesuai kalender.
“Liga harus tetap berjalan karena hanya tersisa tiga pekan. Tidak ada slot waktu lain, apalagi setelah ini ada agenda besar lain yang sudah menanti,” tambahnya.
Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung sendiri merupakan salah satu pertandingan paling dinanti di sepak bola Indonesia. Kepindahan venue ke Samarinda dipastikan tidak akan mengurangi tensi rivalitas kedua tim yang kerap menghadirkan atmosfer panas di setiap pertemuan.***






