BeritaBandungRaya.com – Kesadaran finansial di kalangan generasi muda menjadi perhatian berbagai pihak di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital dan pengaruh media sosial. Untuk menjawab tantangan tersebut, GoPay bersama Multifinance Anak Bangsa menggelar program edukasi Pintar Bareng GoPay bagi ratusan mahasiswa Telkom University, Bandung.
Program ini menjadi bagian dari komitmen GoPay dalam memperluas literasi keuangan digital kepada masyarakat Indonesia melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan relevan dengan kehidupan anak muda.
Mengangkat tema pengaruh media sosial dan kesehatan mental terhadap pengambilan keputusan finansial, dan dikemas secara interaktif, acara ini menghadirkan Certified Financial Planner (CFP), Mirzan Hasan Bisri, serta psikolog Novy Yulianty, M.Psi., untuk membekali mahasiswa kemampuan menyusun skala prioritas dan memahami dorongan emosional saat bertransaksi.
Dalam sesi diskusi, Psikolog, Novy Yulianty, M.Psi. mengatakan, kondisi keuangan mahasiswa seringkali terganggu oleh fenomena doom spending yaitu belanja impulsif sebagai pelarian atas tuntutan sehari-hari. Selain itu, tingginya ketakutan akan FOMO (Fear of Missing Out) dan FOPO (Fear of Other People’s Opinion) di dunia maya ikut mendorong mahasiswa mengejar pengakuan sosial secara berlebihan hingga terjebak utang.

“Mahasiswa harus mengenali emosi mereka sebelum bertransaksi dan bisa membedakan antara kebutuhan atau sekadar gengsi sesaat. Penting untuk membangun kesadaran diri agar tidak menjadikan gaya hidup orang lain di media sosial sebagai tolok ukur keuangan pribadi.” Tegas Novy.













