BeritaBandungRaya.com – Peran smartphone dalam kehidupan sehari-hari terus berkembang. Perangkat yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk berkomunikasi kini juga menjadi tempat bekerja, mencari informasi, membuat konten, hingga mengatur berbagai aktivitas.
Perubahan tersebut turut mendorong perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada perangkat mobile.
Melalui Galaxy Z8 Series, Samsung membawa pendekatan tersebut ke perangkat foldable terbarunya. Galaxy Z8 Series terdiri atas Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Samsung tidak hanya mengandalkan peningkatan perangkat keras. Galaxy AI juga dikembangkan agar dapat memanfaatkan karakter masing-masing perangkat dan membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas dengan lebih praktis.
Dari Sekadar Mencari Informasi Menjadi Membantu Pengguna
Salah satu arah pengembangan Galaxy AI pada Galaxy Z8 Series adalah kemampuan memahami konteks aktivitas pengguna.
Pada Galaxy Z Fold8, misalnya, terdapat fitur Now Nudge yang dapat memberikan rekomendasi tindakan berdasarkan informasi yang sedang tampil di layar.
Ketika pengguna sedang membahas sebuah agenda melalui percakapan, fitur tersebut dapat memberikan saran yang relevan, termasuk mengakses kalender melalui tampilan Multi Window.
Konsep tersebut membuat AI tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mencari informasi. Teknologi tersebut mulai diarahkan untuk membantu pengguna menentukan langkah berikutnya.
Pendekatan seperti ini menjadi relevan bagi pengguna yang terbiasa melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan. Layar besar Galaxy Z Fold8 memungkinkan pengguna berpindah dari percakapan ke aplikasi lain tanpa harus sepenuhnya meninggalkan aktivitas sebelumnya.









